Home
Perlengkapan Riverboarding PDF Print E-mail
Written by Super Admin   
Thursday, 08 July 2010 03:35

Jika carrier dan sepatu tracking adalah perlengkapan dasar dalam mendaki gunung, maka perlengkapan dasar riverboarding tentunya riverboard. Selain itu juga ada perlengkapan keselamatan, yaitu pelampung, helm, serta pelindung lutut dan tulang kering. Juga ada sepatu katak sebagai perlengkapan pembantu.

  1. Papan selancar sungai

    Ada dua jenis bahan yang biasa digunakan untuk membuat riverboard modern, yaitu karet busa dan campuran plastik tahan bentur. Yang paling banyak dikembangkan adalah papan busa, karena lebih tahan benturan. Papan plastik berongga umumnya digunakan di sungai-sungai yang tidak banyak batu atau lebih dalam. Bobotnya ringan, sekitar 7 kg. Dapat dibuat dengan bentuk yang aerodynamic, sehingga sering dipakai untuk lomba kecepatan dan slalom (berkelok-kelok menghindari hambatan). Sedangkan papan karet busa beratnya antara 7-15 kg. Bentuk papan seluncur ini bermacam-macam tergantung tujuannya, ada riverboard khusus racing (perlombaan), free style, boogie, dan rescue (penyelamatan).

  2. Pelampung

    Pelampung yang tepat untuk kegiatan ini adalah pelampung sungai yang biasa dipakai berkayak. Berbeda dengan pelampung untuk berarung jeram, mengenakan pelampung kayak sama seperti mengenakan kaos oblong, atau dengan restleting di depan, webbing pengetat ada di kedua sisi.

  3. Helm sungai

    Sama dengan pelampung, helm mutlak untuk keselamatan. Helm yang biasa dipakai untuk arung jeram juga cukup memadai. Namun seiring dengan naiknya tingkat kesulitan sungai yang dipilih, pertimbangkanlah helm khusus, yang batoknya menutup telinga dan berfungsi melindungi bagian sisi kepala. Helm khusus selancar sungai juga mempunyai pelindung mata seperti helm motor, hal ini untuk menghindarkan mata dari cipratan air yang bisa memedihkan kala berseluncur dengan kecepatan tinggi. Jika menggunakan helm ini, peselancar dapat memasuki jeram besar dengan mata terbuka lebar.

  4. Pelindung lutut dan tulang kering

    Seperti juga helm, ada pelindung lutut dan tulang kering yang dirancang khusus untuk berselancar sungai. Kalau tidak ada, pelindung softball pun cukup aman untuk digunakan. Pelindung khusus memiliki pelindung tempurung lutut yang menyatu dengan pelindung tulang kering yang terbuat dari bahan yang lebih empuk.

  5. Sepatu katak

    Berbeda dengan pelampung, helm dan pelindung kaki, yang merupakan syarat keselamatan, sepatu katak atau swimming fin memudahkan peseluncur melakukan manuver dan membantu melaju lebih cepat dari arus sungai, sehingga mampu menghindari pusaran yang tak ingin dilalui, atau justru berpacu memasuki jeram yang menantang. Sepatu katak untuk selancar sungai bentuknya pendek dan agak kaku. Tanpa sepatu katak peseluncur mungkin hanya hanyut terbawa arus. Sepatu katak bisa tidak digunakan jika hanya ingin bersenang-senang di arus yang tidak terlampau deras. Sepatu katak yang dipilih tidak perlu yang berkualitas tinggi, cukup yang kelas menengah saja.

  6. Perlengkapan lain

    Beberapa perlengkapan lain yang dapat meningkatkan kenikmatan dalam berselancar sungai yaitu sarung tangan motor untuk mengurangi risiko telapak tangan lecet terkena pegangan papan selancar dan kacamata renang (digunakan jika peselancar tidak menggunakan helm khusus yang berpelindung mata). Bagi yang berkacamata minus, dapat membeli kacamata renang dengan lensa sesuai dioptri kacamata. Ada juga yang memasukkan pakaian selam ke dalam daftar ini, karena bisa membantu menghindari lecet jika mengarungi bagian sungai yang dangkal berbatu, juga menambah daya apung, walaupun sedikit menghambat gerakan. Perlengkapan tambahan lainnya adalah kantong air, terutama jika berselancar jarak jauh seharian, karena walaupun selalu berendam di air, kekurangan cairan tubuh akan mempermudah otot terserang kram.